Jenderal Di Meja Pajak
Publik dibuat shock dengan penunjukan seorang purnawirawan jenderal TNI jadi Kepala Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Lembaga ini, yang selama ini jadi pilar pendapatan negara nonmigas, kini secara resmi berada di bawah komando militer (meski dalam status sipil). Keputusan ini mengundang pertanyaan: apakah negara udah kehabisan teknokrat sipil yang bisa ngebenerin lembaga strategis? Masalah yang ada di Bea Cukai bukanlah rahasia lagi. Mulai dari skandal pungutan liar, penyelundupan barang haram, layanan yang diskriminatif terhadap usaha kecil, sampai petugas yang seringnya arogan saat berkomunikasi, semua itu menunjukkan bahwa kepercayaan publik terhadap lembaga ini udah turun drastis. Sayangnya, bukannya memperbaiki sistem dan ningkatin pengawasan, negara malah lebih memilih pendekatan ketegasan ala militer. Sosok yang punya latar belakang militer masuk ke lembaga sipil bukan hal baru. Dalam beberapa tahun terakhir, kita udah lihat semakin banyak purnawirawan TNI ditempatkan di jaba...